peuyeum

Mengenal Peuyeum, Oleh-oleh Khas Kota Bandung

Kamu tahu peuyeum? Makanan fermentasi asal kota Bandung, Jawa Barat! Kudapan ini biasanya banyak dijual di sepanjang jalan Bandung-Sumedang dan kerap dijadikan oleh-oleh. Kudapan satu ini sangat disukai wisatawan karena rasanya yang unik.

Peuyeum terbuat dari singkong maupun ubi kayu yang difermentasi sehingga menghasilkan cita rasa yang sangat khas. Teksturnya? Cenderung keras kalau dibandingkan dengan tapai biasa.

Nah, terdapat beberapa fakta unik dari panganan satu ini dan mungkin saja belum kamu ketahui. Apa saja?

Berawal dari krisis pangan

Sebelum seterkenal sekarang, peuyeum asal Bandung ini dahulunya dibuat karena krisis pangan yang terjadi di zaman kolonial Belanda, loh. Di mana, pada abad ke-18, Indonesia yang masih dijajah negara Belanda, masyarakatnya terancam kelaparan karena padi dan beras milik masyarakat dicuri oleh tentara Belanda.

Akibatnya membuat masyarakat pun tidak bisa makan makanan apapun. Untuk menghindari kejadian ini, akhirnya masyarakat, terutama yang berada di Jawa Barat, memutuskan menanam singkong dan ubi kayu.

Setelah ranum, hasilnya diambil dan diubah menjadi makanan fermentasi atau lebih dikenal dengan nama peuyeum.

Diawetkan supaya tahan lama

Menariknya, peuyeum diawetkan dengan tujuan supaya tahan lama dan bisa dimakan masyarakat kapan pun mereka mau. Ide yang mencetuskan pengawetan ini pertama kali berasal dari masyarakat Kecamatan Cimenyan, Bandung.

Lantas, bagaimana cara mengawetkannya? Pertama, kulit singkong dikupas, lalu dicuci. Setelah itu, singkong direbus di dalam sebuah wadah besar sekitar dua kali, durasi waktunya biasanya 1,5 jam dan 1 jam.

Selanjutnya, singkong yang sudah direbus diberi ragi dan dibiarkan selama kurang lebih satu sampai dua hari. Barulah kemudian berubah menjadi peuyeum siap makan.

Dijual tahun 1950an

Mulanya, peuyeum memang dijadikan sebagai bahan makanan bagi masyarakat Jawa Barat yang krisis pangan. Namun, setelah Indonesia merdeka masyarakat Cimenyan pun melihat peluang akan kudapan ini.

Alhasil, masyarakat Cimenyan membuat makanan satu ini dalam jumlah banyak dan menjualnya di sepanjang kawasan Sumedang. Ternyata, peuyeum disukai dan ada saja yang membelinya.

Inilah yang menjadi cikal bakal banyaknya pedagang penjual peuyeum di Bandung maupun Sumedang.

Selain itu, fakta lain dari peuyeum adalah dapat membantu menghangatkan tubuh, loh. Kok, bisa? Yap, ini terjadi karena efek dari fermentasi yang dilakukan. Gimana? Kamu suka peuyeum?