Tinggal di apartemen menjadi pilihan banyak orang, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta yang menawarkan mobilitas tinggi dan akses yang lebih dekat ke pusat aktivitas. Terbukti dengan banyaknya iklan apartments jakarta for sale yang ramai diminati. Selain dianggap praktis dan modern, apartemen juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang seperti keamanan 24 jam, area olahraga, hingga ruang publik yang nyaman.
Namun, dibalik kenyamanan tersebut, ada berbagai jenis biaya yang perlu dipahami sebelum memutuskan untuk tinggal di apartemen.
- Biaya Awal Masuk Apartemen. Terdapat beberapa jenis biaya awal masuk ketika Anda baru membeli apartemen, seperti harga beli (down payment, cicilan KPA jika kredit, dan pelunasan jika cash), deposit, biaya notaris dan pajak. Biaya notaris dan pajak biasanya meliputi biaya notaris, BPHTB, balik nama, administrasi bank, dan provisi KPA.
- Biaya Bulanan Rutin. Biaya bulanan rutin umumnya terdiri dari IPL atau service charge, listrik, air, internet dan TV kabel, serta parkir. IPL merupakan biaya rutin yang wajib dibayarkan oleh penghuni atau pemilik apartemen untuk pengelolaan dan operasional gedung. Biaya ini digunakan oleh pihak manajemen apartemen untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran fasilitas bersama yang digunakan seluruh penghuni. Semakin mewah apartemen, semakin tinggi biaya IPL.
- Biaya Furnitur dan Isi Unit. Sebelum membeli unit, pastikan terlebih dahulu harga yang ditawarkan unfurnished, semi furnished, atau fully furnished. Jika unit semi furnished atau unfurnished, maka perlu biaya tambahan untuk mengisi apartemen, seperti furnitur dasar dan elektronik.
- Biaya Perawatan dan Perbaikan. Biaya ini mencakup perawatan rutin maupun perbaikan kerusakan pada bagian interior, instalasi, hingga peralatan di dalam unit. Contohnya seperti perawatan AC, perbaikan instalasi air, perawatan kelistrikan, perawatan interior, perawatan furnitur dan elektronik. Jika unit milik sendiri, maka semua biaya perawatan biasanya menjadi tanggung jawab pemilik. Berbeda dengan IPL yang biayanya digunakan untuk area umum gedung dan fasilitas bersama.
- Sinking Fund. Sinking fund merupakan dana cadangan yang dikumpulkan dari pemilik atau penghuni apartemen untuk kebutuhan perbaikan besar dan renovasi gedung di masa depan. Sinking fund berbeda dengan biaya operasional harian karena penggunaannya bersifat jangka panjang dan tidak dipakai untuk kebutuhan rutin sehari-hari.
- Biaya Tambahan Lainnya. Selain biaya-biaya yang telah disebutkan, terdapat beberapa jenis biaya tambahan yang sering terlupakan, yaitu biaya pindahan, biaya kartu akses jika kartu hilang, denda jika telat bayar IPL atau renovasi tanpa izin, dan biaya hewan peliharaan (beberapa apartemen mengenakan pet fee atau melarang hewan tertentu).
Jadi, jika Anda tertarik dengan iklan apartments Jakarta for sale, pahami terlebih dahulu jenis-jenis biaya yang dibutuhkan apabila tinggal di apartemen sehingga Anda dapat merencanakan keuangan dengan tepat.





